Pabrik konveksi, pabrik pakaian menjadi bisnis yang banyak diminati oleh pemilik modal atau pengusaha.  Tentunya bisnis konveksi sangat dibutuhkan oleh setiap negara, termasuk negara Indonesia.  Setiap orang di dunia tentu membutuhkan sandang, pakaian, busana untuk melindungi dirinya dari cuaca.  Selain itu tentunya melindungi kulit dan tubuhnya dari debu atau suatu benda yang dapat membuat kulit iritasi.  Secara adab sopan santun tentunya untuk menutup aurat atau anggota tubuh yang tidak pantas dilihat orang.  Secara estetika produk pakaian dari pabrik konveksi untuk menunjang penampilan konsumen di sini masyarakat.  Dengan pakaian yang pantas dan layak dikenakan tentunya akan memupuk rasa percaya diri anda dalam beraktivitas.

 

Untuk memenuhi kebutuhan pakaian baik laki-laki maupun perempuan pabrik pakaian membuat segala macam kebutuhan pakaian.  Mulai dari pakaian outer atau pakaian luar seperti kemeja, kaos, celana, jaket, jas, rok, dress dan lain-lain.  Begitu juga pakaian dalam baik untuk kaum hawa maupun kaum adam.  Pabrik konveksi merupakan tempat satu-satunya proses pembuatan pakaian yang menjadi kebutuhan pokok dari segala lapisan masyarakat.  Hampir semua produknya laku terjual setiap bulannya, dan terus berputar menjadi salah satu sumber penghasilan banyak orang.  Di setiap daerah pasti anda mendengar tentang informasi adanya pekerja pabrik.  Tanpa adanya pekerja yang profesional usaha konveksi tidak dapat berdiri sendiri.

Gambaran Proses Produksi pada Pabrik Konveksi

Ada harga yang harus anda berikan untuk satu helai atau satu potong pakaian yang anda beli.  Tentunya busana atau produk pabrik pakaian dibuat melalui banyak tahapan atau proses.  Tidak mungkin hanya dengan sulap sekali jadi, kemudian model pakaian apa saja terbuat atau jadi.  Dari situlah mengapa pakaian yang anda beli memiliki harga yang harus anda bayar.  Mulai dari bahan baku, proses pembuatan hingga finish, packing dan distribusi tentunya membutuhkan dana atau budget yang dikeluarkan pabrik pakaian.  Bahkan pada awal mula berdirinya pabrik konveksi membutuhkan modal yang cukup untuk mempersiapkan tempat dan juga peralatan.  Pada awal mula bisnis konveksi berdiri minimal memiliki 10 sampai 20 mesin jahit dan beberapa mesin obras.

SPESIFIKASI STANDAR :

  1. Bahan berkualitas ekspor premium grade A
  2. Bahan warna muda yaitu putih, biru muda, abu muda, pink muda, kuning muda dan krem.
  3. Sablon berbahan (GL / superwhite), maksimal 6 warna, ukuran A3, atau A2 maksimal 3 warna
  4. Jahit rantai
  5. Finishing touch, QC MAKSIMUM (setrika uap dan semprot pewangi, packing terstandarisasi
  6. Bungkus plastik kaos
  7. Biaya produksi termasuk biaya setting dan film sablon
  8. Harga belum termasuk ongkos kirim barang
  9. Waktu prodksi 10 – 14 hari kerja (EKSPRESS SILAHKAN KONSULTASIKAN KE KAMI)

Selain itu tempat usaha yang cukup memadai, biasanya mereka pelaku bisnis konveksi memanfaatkan ruangan dalam rumahnya.  Pemilik pabrik pakaian harus membangun brand atau identitas dari usahanya kepada seluruh masyarakat.  Selain itu mereka juga harus mencari partner usaha, atau disebut juga penjual pakaian.  Baik pemilik toko pakaian, outlet distro, dan kios di pasar.  Ketika mereka sudah memiliki partner usahanya, seiring berjalannya waktu usaha konveksi yang dibangun lama kelamaan akan menjadi besar.  Kunci yang harus dipegang oleh pemilik pabrik konveksi adalah kualitas produk.  Adapun proses produksi yang terjadi pada bisnis konveksi, diantaranya:

  1. Menyiapkan Material atau Bahan Baku

Sebuah produk dari pabrik pakaian tentunya memiliki bahan baku yang harus dipakai untuk membuat pakaian.  Apa saja material dasar dalam membuta pakaian yang digunakan oleh konveksi tentunya terdiri dari banyak material.  Mulai dari kain, benang, kancing, ritsleting dan masih banyak lagi.  Selain bahan baku ada juga persiapan mesin jahit, mesin obras, setrika, meja jahit, kursi dan masih banyak lagi.  Semua itu menjadi bagian yang tidak bisa dihilangkan dari kegiatan konveksi setiap harinya.  Tentu tidak mungkin seperti proses menjahit dilakukan secara manual dengan tangan.  Namanya saja pabrik konveksi berarti harus menggunakan alat bantu untuk melancarkan proses produksi yang ada di dalamnya.

 

  1. Membuat Pola Pakaian yang Akan Dibuat

Setelah menyediakan bahan baku untuk membuat produk dari pabrik konveksi selanjutnya membuat pola dari pakaian.  Proses ini menjadi proses dasar untuk membuat pola atau sketsa gambar pakaian yang akan dibuat.  Para pekerja yang terbaik dalam membuat pola biasanya memakai kertas karton atau koran.  Jika konveksi yang sudah canggih biasanya akan menggunakan desain software seperti CorelDraw, Adobe Photoshop dan aplikasi lainnya.  Membuat pola kemeja tentu berbeda dengan pola kaos, pola celana dan jenis pakaian lainnya.

 

  1. Proses Pemotongan Kain

Tahap selanjutnya setelah membuat pola pakaian tenaga kerja pabrik pakaian selanjutnya melakukan pemotong kain.  Setiap bagian dalam beberapa proses tahapan produksi memiliki karyawan yang sesuai dengan kapasitasnya.  Alat yang digunakan untuk memotong kain adalah alat pemotong kain agar mampu memotong dalam jumlah banyak.  Tentu berbeda jika hanya memakai gunting, selain waktu menjadi lebih lama, hasil juga tidak serapi menggunakan alat potong.  Karyawan pada bagian ini harus memiliki konsentrasi penuh.  Karena ketika memotong kain keluar dari pola yang ditentukan otomatis kain tersebut tidak bisa dipakai lagi.  Karena nanti tidak akan lolos pada tahap quality control.

 

  1. Proses Sablon dan Bordir

Produk pakaian jadi pabrik konveksi terdiri banyak jenis dan model pakaian.  Salah satu produknya adalah kaos, yang identik dengan hiasan sablon pada area yang ditentukan.  Setelah kain terpotong sesuai dengan pola tahap selanjutnya adalah membuat sablon sesuai dengan gambar yang akan dibuat.  Untuk konsumen yang memesan custom sudah pasti menentukan sendiri model gambar sablon yang diinginkan.  Sedangkan untuk bisnis konveksi yang membuat tanpa pesanan, harus disesuaikan dengan sasaran target dari kaos sablon yang dibuatnya.  Selain sablon ada pula aksen bordir dimana harganya tentu jauh lebih mahal ketimbang sablon.  Baik kemeja, atau kaos ada pula yang dibordir, seperti produk kaos polo shirt.  Mengapa aksen bordir jatuhnya lebih mahal, karena mesin bordir harganya juga cukup mahal.

 

  1. Proses Jahit Pakaian

Setelah kain dengan bentuk pola dan hiasan sablon atau bordir yang sudah jadi, tahap selanjutnya pada proses pabrik pakaian adalah menjahit.  Alat yang digunakan tentunya mesin jahit, dengan tenaga kerja yang terampil tentunya.  Setiap karyawan mendapatkan tugas masing-masing harus menjahit pada bagian apa.  Selain itu juga karyawan pada bagian ini terbagi menjadi beberapa operator mesin jahit yang cukup banyak.  Adapun model mesin jahit yang dipakai, mulai dari mesin jahit rantai (khusus untuk kaos dan jinn’s).  Selain itu ada pula mesin over-deck khusus untuk jahit benang pada bagian lengan dan bagian bawah kaos.  Yang pasti dimiliki konveksi adalah mesin obras. Dan yang tidak akan ketinggalan adalah mesin Bartek’s dengan fungsi mematikan jahitan yang telah selesai dijahit.

 

 

  1. Tahap Quality Control

Produk dari pabrik konveksi telah selesai dijahit, selanjutnya barang masuk ke bagian quality control.  Pada bagian ini tenaga kerja harus mengecek seluruh part mulai dari bahan, jahitan, bentuk, sablon, bordir dll, harus sesuai standar.  Tujuan dari adanya bagian quality control adalah agar pakaian yang telah dibuat pada saat dikenakan konsumen akan terasa nyaman.  Sehingga karyawan harus benar-benar patuh sesuai dengan standar, agar kualitas produk yang diluncurkan ke konsumen dapat diterima dengan baik.  Dan ini juga sebagai bagian untuk menjaga kelancaran bisnis anda.

 

  1. Tahap Steam dan Packing

Pakaian dari pabrik pakaian yang telah lolos tahap QC, selanjutnya harus di steam agar rapi.  Selain itu juga agar pakaian tahan lebih lama.  Pakaian sudah selesai di stema selanjutnya masuk ke bagian packing.  Packing di sini memasukan pakaian ke dalam plastik, pemberian label dan juga hang tag.  Tujuannya adalah untuk ciri produk dan identitas produk dari suatu konveksi.  Selanjutnya barang siap didistribusikan ke distributor konveksi, pelanggan tau pemesan langsung.

 

Pabrik Konveksi Terpercaya Dan Berpengalaman Di Indonesia

Tahap-tahap apa saja yang ada dalam kegiatan konveksi telah kita bahas dan uraikan pada poin diatas.  Setiap konsumen, baik pelanggan eceran atau pemesanan custom pasti menginginkan konveksi yang dapat dipercaya.  Salah satu konveksi yang terkenal, ternama dan terbukti kualitasnya adalah konveksi Amanah Garment.  Konveksi ini tepatnya berdiri di kabupaten Bandung Jawa Barat, dengan pabrik cabang berdiri di Yogyakarta.  Owner konveksi amanah garment merintis bisnis ini sejak tahun 2007.  Hingga perjalanannya sampai di titik ini telah mampu mendapatkan penghargaan yang diakui kualitas produknya taraf nasional.  Beberapa produk bisa anda temui pada pabrik amanah garment mulai dari segala macam jenis kaos dengan segala bahan.  Selain berbagai macam jenis kaos ada pula kemeja, jaket, jersey olahraga, goodie bag dan lain-lain.  Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau bahkan memiliki produk kaos partai dengan harga paling murah 7.450/5.000 pcs.  Informasi resmi dan terpercaya jika anda mencari nomor pabrik pakaian yang bisa dihubungi kunjungi di www.amanahgarment.co.id.

Pabrik Konveksi Terbaik Amanah Garment Bandung

CS 1 : 0812-1484-4114

CS 2 : 0857-2127-7761

CS 3 : 0819-1044-9860

Email: [email protected]

Pabrik Konveksi Terbaik Amanah Garment Cabang Jogjakarta

CS : 0878-4312-8792

Email

[email protected]